Kediri Blockchain Community

Pasar dalam Mode Menunggu The Fed

1. Executive Summary

Pasar Bitcoin yang berada dalam fase koreksi dan rekonsolidasi. Sentimen jangka pendek ditandai dengan melemahnya permintaan dan distribusi berkelanjutan dari Pemegang Jangka Panjang (Long-Term Holders/LTH). Pasar gagal mempertahankan posisi di atas basis biaya pemegang jangka pendek (Short-Term Holder Cost Basis) sekitar $113K, level kritis pemisah sentimen bullish dan bearish.

Namun, di balik pesimisme ini, pasar derivatif, khususnya opsi, justru menunjukkan kondisi yang lebih stabil. Volatilitas tersirat (IV) dan skew telah mengalami normalisasi, mengindikasikan bahwa kepanikan terburuk pasca-turbulensi Oktober telah mereda. Saat ini, seluruh perhatian pasar terpusat pada hasil pertemuan The Fed, yang akan menjadi katalis utama pergerakan harga selanjutnya. Sebuah sinyal dovish dapat memperpanjang masa tenang, sementara kejutan hawkish berpotensi membangkitkan kembali volatilitas dan permintaan untuk lindung nilai.


2. Analisis On-Chain: Pelemahan Demand dan Tekanan Jual Struktural

2.1. Kegagalan Rebut Short-Term Holder Cost Basis ($113K)

Basis biaya pemegang jangka pendek (STH) adalah level psikologis terpenting saat ini. Kegagalan Bitcoin bertahan di atas level $113K selama dua minggu berturut-turut menandakan melemahnya permintaan dan dominasi tekanan jual.

  • Implikasi: Dalam kondisi bull market yang sehat, level ini seharusnya bertindak sebagai support dinamis. Kegagalan mempertahankannya meningkatkan risiko koreksi lebih dalam menuju support signifikan berikutnya di sekitar $88K, yang merupakan Active Investors’ Realized Price.

Koneksi dengan Analisis Sebelumnya: Analisis “Bitcoin di Bawah $113K” telah mengidentifikasi level ini sebagai area konflik utama. Kegagalan berulang untuk reclaim-nya kini mengonfirmasi kelelahan demand struktural yang sebelumnya diwaspadai.

2.2. Distribusi Agresif oleh Pemegang Jangka Panjang (LTH)

Gelombang distribusi oleh LTH terus menjadi beban terberat bagi struktur pasar. LTH Net Position Change menunjukkan pengurangan bersih 104,000 BTC per bulan, gelombang distribusi terbesar sejak Juli lalu.

  • Volume Transfer ke Exchange: Volume transfer LTH ke bursa (30D-SMA) telah melonjak menjadi $293 juta per hari, lebih dari dua kali lipat dari baseline yang berlaku sejak November 2024. Ini mengindikasikan realisasi profit yang konsisten oleh investor seasoned.

Koneksi dengan Analisis Sebelumnya: Prediksi dalam “Stabilisasi Pasca-Turbulensi” tentang perlunya LTH beralih dari distribusi ke akumulasi untuk pemulihan berkelanjutan kini menjadi kenyataan. Siklus bull berikutnya hanya akan dimulai setelah tekanan jual dari kelompok ini mereda.

2.3. Pemegang Jangka Pendek di Ambang Stres

Short-Term Holder Net Unrealized Profit/Loss (STH-NUPL) telah jatuh ke territory negatif (-0.05), mengindikasikan bahwa para pembeli baru (yang membeli di dekat puncak) kini mulai menahan kerugian. Meski belum masuk area capitulation ekstrem, tren ini menunjukkan waktu sedang tidak berpihak pada para bull selama harga tetap berada dalam kluster supply $107K-$117K.


3. Analisis Pasar Opsi: Ketenangan yang Rapuh Sebelum The Fed

3.1. Volatilitas dan Skew yang Kembali Normal

Pasar opti telah mengalami reset yang signifikan pasca-keruntuhan Oktober.

  • Implied Volatility (IV): IV tenor 1-minggu anjlok lebih dari 10 poin ke sekitar 40%, menandakan permintaan asuransi jangka pendek yang menurun.
  • 25-Delta Skew: Skew yang sebelumnya melonjak di atas 20% (menandakan panic buying terhadap put options) telah kolaps mendekati level netral. Ini mencerminkan berkurangnya ketakutan akan penurunan harga drastis.

Koneksi dengan Analisis Sebelumnya: Normalisasi ini adalah evolusi positif dari kondisi “fear hedging” yang ekstrem yang dibahas sebelumnya. Pasar opsi telah beralih dari “mode krisis” ke “mode pembangunan kembali”.

3.2. Posisi Upside yang Selektif dan Terkontrol

Aktivitas perdagangan opsi mengungkap sentimen optimisme hati-hati, bukan euphoria.

  • Trader aktif membeli call option di strike $115K, menunjukkan ekspektasi rally terbatas dalam jangka pendek.
  • Namun, di strike $120K, aktivitas selling call lebih dominan. Trader membiayai posisi beli mereka dengan menjual call di level yang lebih tinggi, membentuk struktur call spread.

Interpretasi: Strategi ini mencerminkan keyakinan bahwa kenaikan menuju All-Time High (ATH) belum akan terjadi dalam waktu dekat. Pasar memperkirakan pergerakan sideways atau rally terbatas.

4. Konteks Makro: The Fed sebagai Hakim Penentu

Laporan ini menegaskan bahwa ketenangan pasar saat ini sangat bergantung pada hasil pertemuan The Fed. Berdasarkan informasi terbaru, pasar telah memprice-in pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin (96.7% probability) yang akan diumumkan pada 30 Oktober 2025.

Dua Skenario Utama:

  1. Skenario Dovish (Pemotongan sesuai ekspektasi + sinyal lunak): Stabilitas volatilitas dan posisi opsi yang seimbang kemungkinan akan bertahan. Bitcoin berpeluang melanjutkan konsolidasi.
  2. Skenario Hawkish (Pemotongan lebih kecil atau sinyal ketat): Ini akan menjadi “kekecewaan hawkish” yang dapat memicu repricing volatilitas secara tajam. Skew akan melebar dengan cepat karena trader kembali berburu perlindungan downside.

5. Kesimpulan Strategis & Proyeksi

Sintesis Kondisi Pasar:

Aspek PasarKondisi Saat IniImplikasi
On-Chain DemandLemah; gagal reclaim $113KRisiko koreksi lebih dalam ($88K)
Tekanan Jual (LTH)Tinggi & PersistenHambat pemulihan trend naik
Pasar OpsiTenang & SeimbangMemberikan stabilitas jangka pendek
Katalis MakroSangat Bergantung pada The FedPenentu arah berikutnya

Proyeksi dan Level Kunci:

  • Level Resistance Kunci: $113,000 – $117,000 (STH Cost Basis & Zona Supply). Keberhasilan menutup di atas level ini mengubah sentimen.
  • Level Support Kritis: $107,000 (batas bawah kluster). Breach di bawahnya membuka jalan menuju $88,000.
  • Skenario Jangka Menengah: Pasar membutuhkan waktu untuk konsolidasi dan absorpsi supply dari LTH. Fase akumulasi yang panjang dan melelahkan lebih mungkin terjadi daripada V-shaped recovery.

Implikasi untuk Berbagai Profil Investor:

  • Trader Jangka Pendek: Waspadai volatilitas pasca-pengumuman The Fed. Pasar rentan terhadap “jual pada berita baik” (sell the news) jika pemotongan suku bunga sudah sepenuhnya dipriced-in.
  • Investor Jangka Panjang: Fase ketidakpastian dan koreksi ini adalah kesempatan untuk akumulasi bertahap. Fokus pada level-level support on-chain yang dalam ($88K – $107K) sebagai area akumulasi ideal.

Bitcoin sedang melalui ujian ketahanan yang diperlukan dalam sebuah siklus bull market. Meski narasi jangka pendek suram, fundamental jangka panjang – seperti kelangkaan dan adopsi institusional – tetap intact. Kesabaran dan disiplin dalam manajemen risiko akan menjadi penentu keberhasilan di kuartal terakhir 2025 yang penuh gejolak ini.

Tags :
KBC News
Share This :