Menyimpan uang fiat dalam jumlah besar ternyata berisiko kehilangan daya beli. Pelajari perbandingan Rupiah, Dolar, dan alternatif investasi seperti emas dan crypto untuk masa depan finansial Anda.
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana nilai uang yang Anda simpan selama ini sebenarnya berkembang? Jika Rupiah adalah sebuah investasi, bagaimana reaksi Anda mengetahui nilainya turun hingga 97,13% sejak pertama kali diluncurkan? Penurunan drastis ini sama seperti memegang sebuah aset berisiko tinggi yang terus-menerus kehilangan nilainya setiap tahun. Jadi, apakah menyimpan uang fiat dalam jumlah besar tanpa adanya surplus pertumbuhan merupakan keputusan yang bijak?

Sekarang, mari kita bandingkan dengan Dolar AS yang selama ini dianggap lebih stabil. Namun, data menunjukkan bahwa Dolar AS juga mengalami penurunan sebesar 88,27%. Bayangkan, jika dua mata uang utama ini terus-menerus mengalami depresiasi, bukankah menyimpan kekayaan Anda dalam bentuk uang fiat berarti Anda secara perlahan kehilangan daya beli secara terus-menerus?

Pertanyaan penting berikutnya adalah: sudahkah Anda mengevaluasi risiko dari keputusan menyimpan uang dalam jumlah besar tanpa investasi yang memberikan surplus nyata? Bagaimana jika ada alternatif investasi lain seperti emas, properti, atau aset digital seperti cryptocurrency yang mungkin menawarkan stabilitas atau bahkan pertumbuhan di atas inflasi? Sudah waktunya mempertanyakan strategi penyimpanan aset Anda dan mempertimbangkan alternatif yang lebih cerdas demi masa depan finansial yang lebih stabil dan terjamin.