Analisis Bitcoin terbaru dari Glassnode: Pasar mengalami kontraksi likuiditas, penurunan futures, dan aktivitas on-chain. Simak tekanan investor jangka pendek dan ketenangan pemegang jangka panjang.
Analisis Liquidity Crush dari Glassnode Insights pada pekan ke-11 tahun 2025 menyoroti penurunan likuiditas yang signifikan di pasar Bitcoin, mencerminkan kondisi pasar yang lesu dan pergerakan harga yang cenderung sideways.
Ringkasan Eksekutif:
- Kontraksi Likuiditas: Aliran modal bersih ke Bitcoin hampir terhenti, dengan pertumbuhan Realized Cap hanya +0,67% per bulan. Ini menunjukkan kurangnya modal baru yang masuk untuk mendukung harga yang lebih tinggi.

- Penurunan Aktivitas Futures: Open Interest pada kontrak futures menurun dari $57 miliar pada puncak pasar menjadi $37 miliar (-35%), menandakan pengurangan aktivitas spekulatif dan lindung nilai.

- Preferensi Risiko di Pasar Opsi: Metrik utama opsi menunjukkan preferensi untuk menghindari risiko penurunan, dengan volatilitas tersirat pada opsi put yang mengakibatkan premi yang lebih tinggi.

- Tekanan pada Investor Jangka Pendek: Investor jangka pendek menghadapi tekanan untuk merealisasikan kerugian, meskipun insentif untuk kapitulasi tetap kurang parah dibandingkan dengan peristiwa koreksi sebelumnya.

- Ketenangan pada Pemegang Jangka Panjang: Aktivitas pemegang jangka panjang tetap tenang, dengan penurunan tekanan jual yang signifikan. Kelompok ini masih memiliki volume kekayaan jaringan yang relatif besar untuk tahap siklus ini, menciptakan dinamika menarik ke depan.

Analisis Detail:
- Kontraksi Likuiditas: Harga Bitcoin turun dari $97.000 pada akhir Februari menjadi $82.000 saat ini. Pertumbuhan Realized Cap yang lambat menunjukkan kurangnya modal baru yang masuk untuk mendukung harga yang lebih tinggi.

- Penurunan ‘Hot Supply’: ‘Hot Supply’—koin yang berumur satu minggu atau kurang—turun dari 5,9% menjadi 2,8% dari suplai yang beredar, menunjukkan penurunan minat untuk perdagangan dan spekulasi.

- Penurunan Aliran Masuk ke Bursa: Aliran masuk ke bursa menurun dari +58.600 BTC/hari pada puncak pasar menjadi +26.900 BTC/hari, penurunan lebih dari 54%, mencerminkan penurunan sentimen investor dan aliran modal.

- Pembalikan ‘Cash-and-Carry’: Pembalikan perdagangan ‘cash-and-carry’ pada futures CME Group memberikan hambatan tambahan bagi likuiditas pasar.

- Preferensi Risiko di Pasar Opsi: Metrik utama opsi menunjukkan preferensi untuk menghindari risiko penurunan, dengan volatilitas tersirat pada opsi put yang mengakibatkan premi yang lebih tinggi.

- Tekanan pada Investor Jangka Pendek: Investor jangka pendek menghadapi tekanan untuk merealisasikan kerugian, meskipun insentif untuk kapitulasi tetap kurang parah dibandingkan dengan peristiwa koreksi sebelumnya

- Ketenangan pada Pemegang Jangka Panjang: Aktivitas pemegang jangka panjang tetap tenang, dengan penurunan tekanan jual yang signifikan. Kelompok ini masih memiliki volume kekayaan jaringan yang relatif besar untuk tahap siklus ini, menciptakan dinamika menarik ke depan.

Secara keseluruhan, analisis ini menunjukkan bahwa pasar Bitcoin saat ini mengalami kontraksi likuiditas yang signifikan, dengan penurunan aktivitas di pasar on-chain dan futures. Meskipun investor jangka pendek menghadapi tekanan untuk merealisasikan kerugian, pemegang jangka panjang tetap tenang, menunjukkan keyakinan yang berkelanjutan dalam aset tersebut.